Tampilkan postingan dengan label profile. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label profile. Tampilkan semua postingan

Jumat, 24 Februari 2012

Profile Pertamina


Artikel manajemen ini merupakan lanjutan dari sebelumnya.
Visi
Menjadi Perusahaan Minyak Nasional Kelas Dunia
Misi
Menjalankan usaha inti minyak, gas, dan bahan bakar nabati secara terintegrasi, berdasarkan prinsip-prinsip komersial yang kuat

Tata Nilai:
Clean (Bersih)
Dikelola secara profesional, menghindari benturan kepentingan, tidak menoleransi suap, menjunjung tinggi kepercayaan dan integritas. Berpedoman pada asas-asas tata kelola korporasi yang baik.

Competitive (Kompetitif)
Mampu berkompetisi dalam skala regional maupun internasional, mendorong pertumbuhan melalui investasi, membangun budaya sadar biaya dan menghargai kinerja

Confident (Percaya Diri)
Berperan dalam pembangunan ekonomi nasional, menjadi pelopor dalam reformasi BUMN, dan membangun kebanggaan bangsa

Customer Focused (Fokus Pada Pelanggan)
Beorientasi pada kepentingan pelanggan, dan berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan.

Commercial (Komersial)
Menciptakan nilai tambah dengan orientasi komersial, mengambil keputusan berdasarkan prinsip-prinsip bisnis yang sehat.

Capable (Berkemampuan)
Dikelola oleh pemimpin dan pekerja yang profesional dan memiliki talenta dan penguasaan teknis tinggi, berkomitmen dalam membangun kemampuan riset dan pengembangan.


Struktur organ:
Lihat klik disini

SDM
Pengembangan SDM difokuskan kepada penciptaan pekerja yang profisien, profesional, berkomitmen, berdedikasi dan berorientasi bisnis.
Untuk mencapai hal tersebut di atas, Perusahaan telah menetapkan strategi korporat berikut untuk pengembangan SDM:
• Mengimplementasikan pengembangan pekerja yang terorganisasi dan konsisten sehingga para pekerja memiliki kompetensi, ketrampilan, dedikasi, kinerja dan produktivitas yang tinggi.
• Memberikan penghargaan dalam bentuk kesejahteraan dan remunerasi yang kompetitif serta memberikan perlindungan kepada pekerja sesuai dengan standar perusahaan migas di Indonesia dan peraturan yang berlaku.
• Menciptakan dan mengembangkan hubungan industri yang aman untuk menciptakan suasana yang harmonis dan nyaman guna mendukung produktivitas yang tinggi
Strategi korporat ini menjadi dasar untuk pengimplementasian program pengembangan SDM.

Perusahaan memiliki keyakinan bahwa pengembangan SDM merupakan investasi jangka panjang sehingga Perusahaan memiliki komitmen terhadap program pengembangan yang sistematik dan berkelanjutan untuk mengantisipasi perubahan kebutuhan bisnis.

Perusahaan telah mengimplementasikan proses rekruitmen dan seleksi pekerja yang transparan guna memperoleh ahli dan lulusan Sarjana baru untuk regenerasi. Proses rekruitmen dan seleksi awal dilaksanakan melalui pihak ketiga yang independent seperti Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada dan Universitas Padjadjaran.

Melanjutkan kebijakan tahun 2001, Perusahaan telah mengembangkan sistem dan program manajemen karir berdasarkan kemampuan dan kinerja (merit system). Program dan sistem tersebut diharapkan dapat meningkatkan efektifitas dan transparansi dalam pengembangan karir pekerja Pertamina di masa mendatang.
Untuk menciptakan budaya perusahaan yang mendukung proses transformasi, Perusahaan telah melakukan program sosialisasi untuk Nilai-nilai unggulan yang dikenal dengan FIVE-M (Focus, Integrity, Visionary, Excellence and Mutual Respect).

Untuk pengukuran kinerja, Perusahaan menggunakan Ukuran Kerja Terpilih dan Indeks Produktivitas. Pengukuran ini meningkatkan pengembangan yang berkelanjutan untuk mempercepat pencapaian status sebagai perusahaan bertaraf internasional.


Sumber : PT Pertamina (Persero) Corporate Website

Profile Singkat PT Asuransi Jiwa Bakrie (Bakrie Life)


PT Asuransi Jiwa Bakrie (’Bakrie Life’) berdiri tahun 1996 berkedudukan di Jakarta. Bakrie Life bergerak di bidang usaha asuransi jiwa, sektor industri jasa keuangan. Pendirian entitas Bakrie Life berasal dari hasil akuisisi saham PT Asuransi Jiwa Centris (Centris Life) pada 24 Oktober 1996. Sebelumnya, Centris Life mengambilalih PT Asuransi Jiwa Summa (Summa Life) pada tahun 1993. Pada awalnya, Summa Life didirikan oleh pendirinya pada tahun 1990 di Jakarta.

Bakrie Life tergabung dalam ‘Bakrie Group’, salah satu kelompok usaha berskala multi-nasional di Indonesia, didirikan pada tahun 1942 oleh seorang pengusaha nasional, H. Achmad Bakrie (alm). Dibawah naungan Bakrie Group tercatat sebanyak 40 perusahaan lebih yang bergerak di berbagai bidang usaha. Bidang usaha utama Bakrie Group antara lain meliputi sektor industri manufaktur, agroindustri, pertambangan batubara, pertambangan migas, real estate & property, infrastruktur, jasa konstruksi, jasa telekomunikasi & media televisi, investasi & jasa keuangan, perdagangan, pendidikan SDM dan lain-lain.

Pasca krisis periode tahun 2000-2004, Bakrie Life melakukan konsolidasi dan reposisi basis usaha perusahaan. Periode berikutnya tahun 2005-2006, program konsolidasi terus berlanjut, namun lebih diprioritaskan pada revitalisasi kanal distribusi dan inovasi produk-produk asuransi yang lebih atraktif dan harus mampu menghasilkan keuntungan yang lebih baik. Keberhasilan program konsolidasi, reposisi dan revitalisasi tersebut menjadi modal strategis bagi Bakrie Life untuk memasuki babak baru ‘modernisasi’ infrastruktur dan sistem manajemen periode tahun 2007-2008 ke depan.

Sasaran tahap awal Perseroan adalah mengoptimalkan pertumbuhan dan memantapkan rencana ‘corporate action’ untuk mencatatkan saham Perseroan di bursa efek manakala situasi, kondisi dan momentum untuk merealisasikan rencana tersebut dinilai sudah tepat dan kondusif. Alhasil, selama periode 5 tahun terakhir (2003-2007) Bakrie Life mampu mencapai pertumbuhan yang menggembirakan di segala bidang. Prestasi tersebut telah mengantarkan Bakrie Life berhasil meraih sejumlah ‘award’ dari tahun ke tahun – dengan predikat sebagai ‘Asuransi Jiwa Terbaik’ dan ‘Asuransi Dengan Kinerja Keuangan Sangat Bagus’ di Indonesia berdasarkan versi: Majalah InfoBank, Majalah Investor, Harian Bisnis Indonesia, dan Majalah Media Asuransi. Sedangkan memasuki tahun 2008 Bakrie Life meraih piagam ‘The Best Life Insurance Company 2008’ dan sekaligus memperoleh trophy ‘The Best Life Insurance Company for Consecutive 5 Year Achievement’ keduanya dari Majalah Investor, dan memperoleh ‘golden award’ (untuk ketiga kalinya) sebagai ‘Asuransi Jiwa Dengan Kinerja Keuangan Sangat Bagus’ selama 5 tahun berturut-turut dari Majalah InfoBank.

Realisasi serangkaian program konsolidasi, reposisi dan revitalisasi tersebut telah terbukti menghasilkan kemajuan struktural yang sangat besar artinya bagi perkembangan kompetensi Bakrie Life selanjutnya. Konkretnya, fundamental usaha Bakrie Life kini semakin kuat dengan skala usaha perusahaan yang semakin besar. Hal ini sudah tentu berdampak positif terhadap meningkatnya nilai korporasi dan citra perusahaan Bakrie Life yang semakin membanggakan.

Untuk periode tahun 2007-2008, kebijakan Bakrie Life difokuskan pada pengembangan sistem operasional, manajemen, modernisasi infrastruktur, dan mengintensifkan pengembangan SDM. Sejak Juni 2007 Bakrie Life menerapkan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2000. Sedangkan sejak Juli 2007 Bakrie Life telah mulai membangun proyek modernisasi IT/Digital System yang dijadwalkan akan selesai akhir tahun 2008 mendatang. Seusai proyek IT, langkah Perseroan selanjutnya adalah rencana mengaplikasi Operating Management System ‘Balanced Score Card’. Dalam rangka untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas pelayanan, sejak tahun 2007 Bakrie Life mulai menerapkan tata-kelola perusahaan yang baik berdasarkan prinsip-prinsip ‘Good Corporate Governance’ (GCG) sesuai peraturan Bapepam-LK yang berlaku.

Dalam jangka panjang kebijakan pokok dan langkah-langkah strategis Bakrie Life pada dasarnya adalah melakukan improvisasi dan pembaharuan terus-menerus, menciptakan etos kerja dan budaya kerja yang tinggi, serta meningkatkan nilai korporasi dan citra perusahaan. Sasaran utama kebijakan tersebut adalah untuk memperkuat kompetensi dan keunggulan daya saing perusahaan yang prima. Dengan demikian Bakrie Life akan mampu mewujudkan dirinya sebagai salah satu perusahaan asuransi jiwa terkemuka di Indonesia – demi memenuhi ekspektasi Stakeholder – sebagaimana tercermin dalam visi, misi dan filosofi Bakrie Life.


Sumber :bakrielife.com

PT. Telekomunikasi Indonesia

PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk. (TELKOM) merupakan perusahaan penyelenggara informasi dan telekomunikasi (InfoComm) serta penyedia jasa dan jaringan telekomunikasi secara lengkap (full service and network provider) yang terbesar di Indonesia. TELKOM (yang selanjutnya disebut juga Perseroan atau Perusahaan) menyediakan jasa telepon tidak bergerak kabel (fixed wire line), jasa telepon tidak bergerak nirkabel (fixed wireless), jasa telepon bergerak (cellular), data & internet dan network & interkoneksi baik secara langsung maupun melalui perusahaan asosiasi.

Sampai dengan 31 Desember 2007 jumlah pelanggan TELKOM sebanyak 63,0 juta pelanggan yang terdiri dari pelanggan telepon tidak bergerak kabel sejumlah 8,7 juta, pelanggan telepon tidak bergerak nirkabel sejumlah 6,4 juta pelanggan dan 47,9 juta pelanggan jasa telepon bergerak. Pertumbuhan jumlah pelanggan TELKOM di tahun 2007 sebanyak 29,9%.

Sejalan dengan visi TELKOM untuk menjadi perusahaan InfoComm terkemuka di kawasan regional serta mewujudkan TELKOM Goal 3010 maka berbagai upaya telah dilakukan TELKOM untuk tetap unggul dan leading pada seluruh produk dan layanan.

Hasil upaya tersebut tercermin dari market share produk dan layanan yang unggul di antara para pemain telekomunikasi. Selama tahun 2007 TELKOM telah menerima beberapa penghargaan baik dari dalam maupun luar negeri, di antaranya:
Indonesia's Best for Shareholders' Rights and Equitable Treatment dari majalah ASIAMONEY, Top Brand Award 2000-2007 dari Frontier Consulting Group, Zero Accident Award dari Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, The Best CDMA Provider, Call Center Award 2007, IMAC Award 2007 dari Frontier Consulting Group, 2007 Marketing Award, Anugerah Business Review 2007, Juara Umum Anugerah Media Humas Nasional 2007, ICSA 2007, Best Social Reporting ISRA 2007, Fabulous 50, Best IT Project dari SAP, Value Creator Award 2007 dan Investor Award 2007.

Saham TELKOM per 31 Desember 2007 dimiliki oleh pemerintah Indonesia (51,82%) dan pemegang saham publik (48,18%). Saham TELKOM tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI), New York (NYSE), London Stock Exchange (LSE) dan Tokyo Stock Exchange, tanpa tercatat. Harga saham TELKOM di BEI pada akhir Desember 2007 meningkat 0,5% menjadi Rp 10.150 dari Rp 10.100 pada periode yang sama tahun 2006.
Nilai kapitalisasi pasar saham TELKOM pada akhir tahun 2007 mencapai Rp 204.624 miliar atau 10,3 % dari kapitalisasi pasar BEI

Dengan pencapaian dan pengakuan yang diperoleh TELKOM, penguasaan pasar untuk setiap portofolio bisnisnya, kuatnya kinerja keuangan, serta potensi pertumbuhannya di masa mendatang, saat ini TELKOM menjadi model korporasi terbaik Indonesia.



Sumber : telkom.co.id